Selamat Datang di Portal Sema-FDI Kairo

Wawancara Ketua Senat Fakultas Ushuluddin Terkait ORMABA 2014

Kamis, 23 Oktober 2014 I 18:33 CLT

KAIRO - Sabtu, 26 Oktober 2014 pukul 18:33 CLT, reporter SEMA-FDI via chating berhasil mewawancarai Muhammad Shun Fan Ulum Fiy Wakil ketua FORSEMA dan ketua Senat Mahasiswa Indonesia Fakultas Ushuluddin, Universitas Al-Azhar Mesir, terkait ORMABA 2014. Reporter SEMA-FDI mengajukan sejumlah pertanyaan kepada pria dengan sapaan Shun Fan Ulum ini. Daftar list pertanyaan beserta jawaban singkat Shun Fan Ulum terkait persiapan ORMABA PPMI. Berikut wawancara singkat dengan Ketua SEMA-FU :

Muhammad Shun Fan Ulum Fiy Wakil ketua FORSEMA dan ketua Senat Mahasiswa Indonesia Fakultas Ushuluddin, Universitas Al-Azhar Mesir. 


Sepengetahuan anda, seberapa besar persiapan ORMABA tahun ini ?
Wah kurang tahu pastinya, masalahnya gak ada transparansi dari panitia tentang persiapan ormaba.

Lalu siapa saja yang diajak oleh panitia untuk kerjasama demi terselenggaranya ORMABA ?
Panitia menggandeng seluruh kekeluargaan, wihdah, ruwaq azhar dan komunitas sarkub. Untuk almamater sendiri kami kurang tahu seperti apa bentuk kerjasamanya.

Trobosan apa yang menurut anda menarik untuk ORMABA tahun ini ?
Mungkin ini terobosan baru dalam dinamika Masisir, di mana PPMI ingin "mempersingkat" masa orientasi bagi pelajar yang baru datang ke Mesir. Mengingat tahun-tahun sebelumnya para pelajar ini "mengeluh" akan terlalu banyaknya orientasi yang diadakan oleh masing-masing organisasi dan lembaga yang ada di Masisir. Tapi terobosan baik ini masih terlalu cepat untuk di eksekusi, mengingat jadwal dan kalender pertahun masing-masing lembaga yang ada di masisir. Menurut kami harus ada sosialisasi terlebih dahulu, dan menyatukan kalender kegiatan pertahun masing-masing lembaga atau organisasi.

Kemudian senat sebagai organisasi fakultatif tentunya ikut serta dalam terselenggaranya ORMABA, dalam bentuk apakah keikutsertaan itu ?
Tentu saja senat harus diikutsertakan dalam acara ini, karena bagaimanapun  agenda ini bersifat akademik dan ada pengenalan fakultas. Di sini merupakan kesempatan berharga bagi para "senator" untuk unjuk gigi dan mempromosikan masing-masing senatnya. Panitia ormaba sudah menghubungi masing-masing senat untuk menjadi narasumber seputar kesenatan.

Kami dengar kemarin FORSEMA rada-rada kecewa dengan panitia ORMABA, apa sebabnya?
Wah itu biasa mas, dalam berdinamika kita gak harus ikut sama atasan, kita bisa saja membelot kalau itu tak sesuai koridor dalam berdinamika. Itu semua mungkin disebabkan oleh adanya miskomunikasi dari pihak panitia yang menghubungi para ketua senat. Dan yang membuat kami tak habis pikir adalah pamflet pertama yang di publikasi, senat sama sekali tidak diikutsertakan dalam acara tersebut. Tapi setelah terjadi dialog antara FORSEMA dengan PPMI dan panitia sendiri, akhirnya mereka mengakui kurang teliti. Mereka meminta maaf dan berjanji mengganti dan menarik pamflet yang sudah beredar.

Setelah melihat status pak Ketua Panitia, apa pendapat anda? Apakah timbul sesuatu yang membingungkan ?
Ya, ada kejanggalan di status ketua panitia. Di agenda kegiatan senat sama sekali tidak tertulis sedikitpun. Kami jadi bingung kapan kita akan menjadi narasumber, dan mengisi acara kesenatan. Di agenda acara tidak ada acara kesenatan, panitia memberikan waktu pada kami untuk berbicara kesenatan masing-masing ketika kami (FORSEMA) berdialog dengan PPMI beserta panitia pada hari kedua. Tetapi agenda hari kedua adalah, pertama kemesiran, kedua keorganisasian dan motivasi belajar. Lagi-lagi senat tak disinggung sama sekali. Dan sampai sekarang pihak panitia belum mengkonfirmasi kami (Senat Ushuluddin) lagi.

Undangan untuk SENAT dalam ORMABA apa sudah diterima ?  
Kami dari sema-fu belum menerima undangan dri panitia.

Kritik dan saran anda kepada panitia Ormaba sekaligus PPMI terkait ini semua ?
Saran dan kritik dari kami, seharusnya ada sosialisasi besar-besaran terkait ormaba kali ini. Agar tidak timbul pertanyaan dan pernyataan "tak enak" dari Masisir.

Sepengetahuan anda, seberapa besar persiapan ORMABA tahun ini ?
Wah kurang tahu pastinya, masalahnya gak ada transparansi dari panitia tentang persiapan ormaba.

Lalu siapa saja yang diajak oleh panitia untuk kerjasama demi terselenggaranya ORMABA ?
Panitia menggandeng seluruh kekeluargaan, wihdah, ruwaq azhar dan komunitas sarkub. Untuk almamater sendiri kami kurang tahu seperti apa bentuk kerjasamanya.

Trobosan apa yang menurut anda menarik untuk ORMABA tahun ini ?
Mungkin ini terobosan baru dalam dinamika Masisir, di mana PPMI ingin "mempersingkat" masa orientasi bagi pelajar yang baru datang ke Mesir. Mengingat tahun-tahun sebelumnya para pelajar ini "mengeluh" akan terlalu banyaknya orientasi yang diadakan oleh masing-masing organisasi dan lembaga yang ada di Masisir. Tapi terobosan baik ini masih terlalu cepat untuk di eksekusi, mengingat jadwal dan kalender pertahun masing-masing lembaga yang ada di masisir. Menurut kami harus ada sosialisasi terlebih dahulu, dan menyatukan kalender kegiatan pertahun masing-masing lembaga atau organisasi.

Kemudian Senat sebagai organisasi fakultatif tentunya ikut serta dalam terselenggaranya ORMABA, dalam bentuk apakah keikutsertaan itu ?
Tentu saja senat harus diikutsertakan dalam acara ini, karena bagaimanapun  agenda ini bersifat akademik dan ada pengenalan fakultas. Di sini merupakan kesempatan berharga bagi para "senator" untuk unjuk gigi dan mempromosikan masing-masing senatnya. Panitia ormaba sudah menghubungi masing-masing senat untuk menjadi narasumber seputar kesenatan.

Kami dengar kemarin FORSEMA rada-rada kecewa dengan panitia ORMABA, apa sebabnya?
Wah itu biasa mas, dalam berdinamika kita gak harus ikut sama atasan, kita bisa saja membelot kalau itu tak sesuai koridor dalam berdinamika. Itu semua mungkin disebabkan oleh adanya miskomunikasi dari pihak panitia yang menghubungi para ketua senat. Dan yang membuat kami tak habis pikir adalah pamflet pertama yang di publikasi, senat sama sekali tidak diikutsertakan dalam acara tersebut. Tapi setelah terjadi dialog antara FORSEMA dengan PPMI dan panitia sendiri, akhirnya mereka mengakui kurang teliti. Mereka meminta maaf dan berjanji mengganti dan menarik pamflet yang sudah beredar.

Setelah melihat status pak Ketua Panitia, apa Pendapat anda? Apakah timbul sesuatu yang membingungkan ?
Ya, ada kejanggalan di status ketua panitia. Di agenda kegiatan senat sama sekali tidak tertulis sedikitpun. Kami jadi bingung kapan kita akan menjadi narasumber, dan mengisi acara kesenatan. Di agenda acara tidak ada acara kesenatan, panitia memberikan waktu pada kami untuk berbicara kesenatan masing-masing ketika kami (FORSEMA) berdialog dengan PPMI beserta panitia pada hari kedua. Tetapi agenda hari kedua adalah, pertama kemesiran, kedua keorganisasian dan motivasi belajar. Lagi-lagi senat tak disinggung sama sekali. Dan sampai sekarang pihak panitia belum mengkonfirmasi kami (Senat Ushuluddin) lagi.

Undangan untuk SENAT dalam ORMABA apa sudah diterima ?  
Kami dari sema-fu belum menerima undangan dri panitia.

Kritik dan saran anda kepada panitia Ormaba sekaligus PPMI terkait ini semua ?
Saran dan kritik dari kami, seharusnya ada sosialisasi besar-besaran terkait ormaba kali ini. Agar tidak timbul pertanyaan dan pernyataan "tak enak" dari Masisir.
Inilah hasil wawancara reporter SEMA-FDI dengan Muhammad Shun Fan Ulum Fiy Wakil ketua FORSEMA sekaligus ketua SEMA-FU. Tidak lupa ia juga berharap supaya PPMI memberikan kepercayaan kepada panitia yang sudah mengerti, seperti apa ORMABA di Masisir.


Inilah hasil wawancara reporter SEMA-FDI dengan Muhammad Shun Fan Ulum Fiy wakil ketua FORSEMA sekaligus ketua SEMA-FU. Tidak lupa ia juga berharap supaya PPMI memberikan kepercayaan kepada panitia yang sudah mengerti, seperti apa ORMABA di Masisir.


Reported by : SEMA-FDI reporters.


Bagikan Postingan Ini :

Posting Komentar

PAPAN PENGUMUMAN

Popular Post

Facebook Kita

 
Support : KBRI Kairo | Atdik Kairo | PPMI Mesir
Copyright © 2015. SEMA-FDI Universitas Al-Azhar, Mesir - All Rights Reserved