Sabtu,
22 November 2014 09:00 CLT
sema-fdi.blogspot.com,
Kairo — Untuk ketiga kalinya Dewan
Pengurus Harian SEMA-FDI kembali mengundang Arif al-Anang sebagai mentor dalam
kegiatan belajar bersama (belbar) ilmu arudh-qafiyyah. Kegiatan yang digelar di
rumah Ketua Dewan Pengurus Harian SEMA-FDI Thoriq Aziz, Hay Asyir, Kairo, Sabtu
(22/11) tersebut diikuti oleh anggota baru senat.
Sebelum
masuk pada pembahasan qafiyyah, Arif terlebih dahulu menjelaskan perbedaan
antara al-Muraaqabah, al-Mu'aaqabah, dan al-Mukaanafah. Sampai pada pembicaraan
qafiyah, ia memaparkan arti qafiyyah, harakat dan huruf qafiyyah.
Arif
menuturkan, penggunaan bait syi’ir juga bisa memudahkan dalam menghafal
harakat qafiyyah.
“Kita
bisa menggunakan bait syi’ir buat memudahkan untuk dihafal, misalnya dengan
bait ini
,” tuturnya.
متكاوس متراكب مدارك # متواتر مترادف قد كمل
,” tuturnya.
Selaku
mentor belbar arudh-qafiyyah, Arif menegaskan semangat belajar akan pulih
kembali, walaupun banyak kegalauan dalam mempelajari ilmu ini, setelah melihat
banyaknya aturan dan uyub-uyub.
“Teman-teman
yang galau, tiba-tiba akan semangat lagi setelah dengar bait ini
,” ungkapnya.
فوارس لايملون المنايا # اذا دارت رحى الحرب الزبون
ولا تبلى بسالتهم وان هم # صلوا بالحرب حينا بعد حين
,” ungkapnya.
Dewan
Pengurus Harian SEMA-FDI Kairo mengumumkan seletah selesai belbar ini, akan
digelar try out di awal bulan desember nanti.
![]() |
| Gambar 2. |
![]() |
| Gambar 3. |
Reported by : SEMA-FDI reporters










Posting Komentar