Rabu,
4 Februari 2015 16:11 CLT
| Gambar 1. Jelajah buku bersama SEMA-FDI Kairo, Rabu siang, (4 /2/2015). |
sema-fdi.blogspot.com,
Kairo — SEMA-FDI Kairo Rabu, (4/2)
mengunjungi Pameran Buku Internasional di Kairo (The Cairo International Book Fair) bertemakan as-Tsaqaafah wa
at-Tajdiid. Pameran Buku ini berlangsung dari 28/01-12/02 2015, bertempat di
kawasan Nasr City, Kairo, dekat Universitas Al-Azhar.
Rombongan
Senat tiba di lokasi book fair pukul 14:00 CLT. Akan tetapi jelajah buku
baru dimulai 40 menit setelah itu, hal tersebut dikarenakan ada sebagian anggota FDI yang
belum datang. Wakil Ketua SEMA-FDI Kairo Yuda Meilana menekankan tidak menjadi
masalah sedikitnya peserta FDI yang mengikuti kegiatan jelajah buku ini. Seperti
diketahui, tidak ramai peserta jelajah book fair bersama SEMA-FDI Rabu kemarin.
“Walau
bagaimanapun kita sedikit, memang rencana kita pingin banyak, ramai. Tapi
adanya antum ini ramai, karena tiganya kita ini sama dengan sepuluhnya
orang-orang mana gitu,” ujar Yuda mengenakan kemeja warna biru di kompleks book
fair Kairo, Rabu, (4/2) sore.
Yuda
juga mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada anggota FDI yang sudah menyempatkan waktu dan mengikuti acara
jelajah buku bareng Senat ini.
"'Ala
kulli hal, pokoknya al-hamdulillah, kita sudah bisa menyempatkan waktu
khususnya buat Senat kita," katanya.
Jelajah
buku yang dipandu oleh Robby Abdul Jabbar ini mendapat tanggapan dari para
peserta. Antara lain :
“Kegiatan
seperti ini perlu diinventarisir sebagai agenda tahunan untuk di kepengurusan
mendatang. Karena kita tahu, membaca adalah awal dari usaha seseorang untuk
menambah perbendaharan dalam proses kepenulisan nantinya. Ditambah lagi dengan
kebersamaan mahasiswa senior dan mahasiswa junior menjadikan ajang yang sangat
pas untuk saling bertegur sapa. Khususnya bagi para mahasiswa baru merasa
terbantu sekali ketika akan membeli sebuah buku, maka akan lebih mudah
mendapatkan buku-buku yang berkualitas atas arahan guide yaitu ust Rabby. Semoga
sesuatu yang bermanfaat selalu membawa perubahan kepada kemajuan. Sama halnya
seperti kita semua (خير الناس انفعهم للناس),” oleh Asroruddin Alie Shodoqin.
“Sangat
proporsional, dimana selain berburu buku sama-sama yang tentunya menumbuhkan
the sense of chemistry antara SEMA-FDI kita, juga mendapat informasi dan
arahan-arahan menyangkut buku-buku atau mengenai ma'rod itu sendiri,” oleh
Sayyidina Hamzah.
“Selain
bisa saling silaturrahim juga sebagai pengikat keakraban para anggota senat
FDI. Serta satu lagi secara tidak langsung kita bisa saling sharing. Baik
mengenai buku yang kita tidak tahu dan sebagainya. Saya berharap kegiatan
semacam itu bisa tetap lestari di ma'radh berikutnya. Maka benar dan sangat
benar sabda Nabi bahwa kebersamaan itu adalah rahmat,” oleh Zis Ibn Ahmad.
Berbagai
jenis buku, majalah sampai kumpulan paper ilmiah ada di pameran ini. Bahkan hadir pula di book fair ini karya anak bangsa Mohammad Yunus Masrukhin, mahasiswa Indonesia Fakultas Dirasah Islamiyah wa al-'Arabiyah Banin,
Universitas al-Azhar, Kairo, dengan judul bukunya al-Wujud wa az-zaman fi
al-khithab as-shufi inda Ibn ‘Arabi. Pameran Buku Internasional di Kairo ini merupakan salah satu pameran buku terbesar di dunia.
| Gmbar 2. |
| Gambar 3. |
Reported
by : SEMA-FDI reporters







Posting Komentar