| Gambar 1. Suasana kegitan Belbar |
semafdicairo.org, Kairo — Tidak cukup menghadiri perkuliahan di kampus, mahasiswa tingkat satu asal Indonesia, Fakultas Dirasat Islamiyah wal 'Arabiyah (FDI) Putra, Universitas Al-Azhar Kairo, mereka rutin mengikuti kegiatan Belbar mapel ilmu tauhid bersama Muhammad As'ad Hummam, Senin kemarin.
Belajar bareng kali ini dilaksanakan di Ruang Kuliah Tingkat Tiga B, Hay Sadis, Kairo. Dalam lektur yang disampaikan As'ad, ia menuturkan dalam pengelompokan ilmu tauhid akan dikenal istilah ilahiyat, nubuwwat dan sam'iyat.
Point terpenting bagi mahasiswa tingkat satu, kata As’ad, mereka harus mengerti sifat wajib, mustahil dan jaiz bagi Allah dan Rasul, serta mampu merinci sekaligus menjabarkan qaul-qaul yang ada.
“Kita harus tahu sifat dan lawannya, apa? Kita bias merinci kembali,” katanya di Kairo, Senin (20/4/2015) siang.
Ia juga mengaris bawahi, mempelajari ilmu tauhid akan menambah kemantapan hati umat islam dalam bertauhid kepada Allah.
“Ya intinya dari semua ini pada pemantapan hati,” ujar As’ad
Gambar 2.Belbar (Belajar Bareng) Ilmu Tauhid bersama di Ruang Kuliah Tingkat Tiga B, Kampus FDI, Hay Sadis, Kairo, Senin (20/4/2015) siang.
|
Reported by : SEMA-FDI reporters







Posting Komentar