Selamat Datang di Portal Sema-FDI Kairo

Varietas Ilmu Balaghah Bukanlah Produk Sekali Jadi

Suasana belajar bareng ilmu balaghah bersama mentor Thoriq Aziz di Kairo, Sabtu (11/4/2015) siang.
semafdicairo.org, Kairo —  Senat Fakultas Dirasat Islamiyah Wal 'Arabiyah (FDI) Putra, Universitas Al-Azhar Kairo, Sabtu siang kemarin telah mengelar kegiatan belajar bareng ilmu balaghah.

Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) SEMA-FDI Thoriq Aziz selaku mentor, menyampaikan sejumlah materi seputar balaghah beserta sejarahnya dan empat bab dalam ilmu ma'ani.

Menurutnya, varietas ilmu balaghah yang disaksikan publik saat ini bukanlah sebuah disiplin ilmu yang langsung jadi dalam kurun waktu tertentu. Akan tetapi, lanjut Thoriq, aneka ilmu itu seperti mahluk hidup yang mengalami kemajuan dan kemunduran hingga akhirnya sampai pada fase dimana ia menjadi sebuah disiplin ilmu tertentu yang sangat matang.

“Intinya ia bukanlah produk sekali jadi melainkan seperti mahluk hidup yang mengalami maju mundur, hingga pada saatnya ia menjadi ilmu yang matang dan berdiri sendiri,” ujar Thoriq saat membicarakan balaghah dalam catatan sejarah di Rumah M. Syauqi Al-humaidi, Kairo, Sabtu (11/4/2015) siang.

Menurut mahasiswa asal Solo ini, sebaiknya pihak yang berkeinginan mempelajari ilmu balaghah harus mampu mengkonfrontasikan antara buku-buku turats dengan lektur modern untuk memperoleh nilai-keilmuan yang lebih.

“Orang yang belajar balaghah harus bisa memadukan antara buku turast dan jadid,” ucap dia.

Bahkan, Thoriq mengatakan, penulis buku diktat balaghah kelas satu Prof.Dr. Fauzi al-Sayyid, pada awalnya menjadikan kitab al-Idhah milik al-Khatib al-Qazwaini dan juga buku-buku tarast balaghah lainya untuk dijadikan pustaka acuanya dalam program studi di Fakultas.

Tetapi bergema pengaduan mahasiswa terhadap sulitnya memahami masalah-masalah dalam buku al-Idhah, maka ditulislah buku diktat kuliah "Dirasat fii al-Balaghah al-'Arabiya" oleh Prof.Dr. Fauzi al-Sayyid.

“Pada awalnya penulis merasa cukup, tapi karena banyak yang mengadu sulit memahami al-Idhah, beliau tulis buku diktat ini,” ujar pengurus Senat ini.

Thoriq juga berjanji secepatnya mengirimkan papers dan ringkasan balaghah tetang ilmu ma’ani kepada peserta belajar bareng. Hal tersebut mengingat peserta juga belum bisa secara maksimal memahami buku diktat.

“Insya Allah nanti saya kirim aja, sekalian foto ringkasannya,” katanya.

Melihat waktu ujian termin dua semakin dekat, dia mengajak peserta dan dirinya sendiri untuk terus menjaga semangat belajar.

“Yang penting teman-teman tetap semangat belajar ya,” pungkas Thoriq.

Reported by : SEMA-FDI reporters
Bagikan Postingan Ini :

Posting Komentar

PAPAN PENGUMUMAN

Popular Post

Facebook Kita

 
Support : KBRI Kairo | Atdik Kairo | PPMI Mesir
Copyright © 2015. SEMA-FDI Universitas Al-Azhar, Mesir - All Rights Reserved