Jumat, 29 Juli 2016 | 00.07 CLT
![]() |
| Gambar 1. Foto jelajah buku bareng FDI Di El-Ma'aadi Bookstore yang dikawal langsung oleh Ketua DPH SEMA-FDI Robby Abdul Jabbar, Kamis pagi, (28/7/2016). |
semafdicairo.org, Kairo — Membaca buku telah menjadi gaya hidup kaum akademis di berbagai kampus di belahan dunia. Karenanya, tak heran jika banyak profesor dan dosen-dosen kampus merekomendasikan buku-buku yang menurut mereka bagus untuk menunjang kemampuan akademis dan cakrawala berpikir para mahasiswa di berbagai variasi disiplin ilmu pengetahuan yang berbeda.
Sejatinya buku memainkan peran penting dalam kehidupan manusia. Terkhusus di kalangan mahasiswa, dengan searching dan membaca buku dapat meningkatkan standar intelektualitas dan memperluas cara pandang serta kehati-hatian dalam mengambil sikap.
Sebaliknya tanpa membaca, seseorang akan kehilangan fundamentalisme dalam mengembangkan citra diri. Bahkan nonreaders atau pembaca miskin, seringkali memiliki pendapat yang cupet, bermental egois, dan kurang mampu menghargai perbedaan.
Oleh karena itu, untuk mengembangkan minat baca anggota FDI, Kamis (28/7) pagi pukul 10.00 CLT, DPH SEMA-FDI mengadakan jelajah dan shopping buku di El-Ma'aadi Bookstore dan sekitar area Sayyida Zainab.
Meskipun rombogan jelajah buku FDI sempat nyasar. Al-Hamdulillah bisa sampai juga ke tempat tujuan.
Rombongan FDI terlihat sangat antusias tatkala berada di kawasan toko buku-buku bekas di area Sayyida Zainab. Karena di sana mereka menemukan buku-buku langka dan susah dicari. Tentunya, juga dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan buku-buku baru.
Jelajah buku FDI yang dipimpin oleh Arif Al-Anang itu juga mengunjungi area Downtown Cairo, tepatnya di toko buku Dar Asy-Syuruq yang sedang mengadakan diskon besar-besaran sampai 40%.
Acara jelajah buku itu dikawal langsung oleh Ketua Baru DPH SEMA-FDI Robby Abdul Jabbar, turut hadir juga Ketua DPH sebelumnya Asroruddin Alie Shodiqin, dan sejumlah anggota baru FDI.
![]() |
| Gambar 2. |
![]() |
| Gambar 3. |
![]() |
| Gambar 4. |
![]() |
| Gambar 5. |
Reported by : SEMA-FDI reporters












Posting Komentar