Sehubungan dengan pembahasan AD-ART SEMA FDI yang sempat tertunda, dikarena waktu digelarnya SPA (Sidang Permusyawaratan Anggota) AD-ART yang dulu file-nya hilang (tidak ada). Maka dua hari sebelum LPJ SEMA FDI 2013-2014, panitia SPA membuat draf AD-ART untuk sementara, sekedar untuk pantas-pantas saja, untuk formalitas saja. Karena file AD-ART yang dahulu masih belum ketemu dan dalam proses pencarian. Perlu diketahui bahwa Ketua Senat yang lama sudah berusaha sekuat tenaga mencari, bahkan bertanya kepada teman-teman periode sebelumnya. Wal hasil, file-nya itu tidak ketemu.
Nah keputusan forum di SPA pada waktu itu menyepakati bahwa pembacaan AD-ART dan mungkin juga perubahannya ditunda untuk beberapa hari kedepan, setelah waktu SPA itu. Nah kemudian, dilanjutkan dengan LPJ dan pemilihan Ketua baru. Dan Ketua barupun terpilih dengan pemilihan yang langsung, rahasia, jujur dan adil, lalu dilanjutkan dengan serah terima jabatan.
Seiring berjalannya waktu, Ketua baru berusaha mencari file AD-ART. Pak Ketua menghubungi Mas Andi Luqman yang dulu juga pernah jadi Ketua SEMA FDI, apakah masih menyimpan file-file FDI yang dulu-dulu. Al-hamdulillah jawaban mas Andi, masih menyimpan file-file itu semua. Dan akhirnya AD-ART ketemu. Sehingga diadakannya gelar kumpul bersama (sesuai dengan kepurusan forum SPA) setelah seminggu terpilihnya Ketua baru, yang mana salah satu agendanya adalah membacakan AD-ART apakah perlu ada perubahan atau tidak. Dalam forum kumpul senin, 15 september 2014 menghasilkan bahwa AD-ART tidak ada perubahan yang sifatnya itu strategis, masih sama dengan yang dulu.
AD-ART masih sama dengan yang dulu, hanya saja untuk susunan struktur kepengurusan SEMA FDI, sebagaimana diatur dalam AD-ART adalah hak Ketua terpilih mau diapakan dan bagaimana formatnya. Nah oleh karena itu, pengurus SEMA FDI yang baru hanya menggunakan istilah lain saja dalam penyebutan bagian-bagian kepengurusan Senat. Dewan Penasehat disebut menjadi Majelis Penasehat, Dewan Pembimbing disebut menjadi Dewan Pengawas. Untuk koordinator di Dewan Pengurus Harian Senat ditambah tiga, jadi jumlahnya menjadi enam koordinator. Kalau sebelumnya hanya ada tiga koordinator saja. Yaitu koordinator bidang pendidikan, humas dan olah raga, ditambah tiga lagi, yaitu koordinator bidang litbang, kaderisasi, dan infokom.
Sekian ….
Nah keputusan forum di SPA pada waktu itu menyepakati bahwa pembacaan AD-ART dan mungkin juga perubahannya ditunda untuk beberapa hari kedepan, setelah waktu SPA itu. Nah kemudian, dilanjutkan dengan LPJ dan pemilihan Ketua baru. Dan Ketua barupun terpilih dengan pemilihan yang langsung, rahasia, jujur dan adil, lalu dilanjutkan dengan serah terima jabatan.
Seiring berjalannya waktu, Ketua baru berusaha mencari file AD-ART. Pak Ketua menghubungi Mas Andi Luqman yang dulu juga pernah jadi Ketua SEMA FDI, apakah masih menyimpan file-file FDI yang dulu-dulu. Al-hamdulillah jawaban mas Andi, masih menyimpan file-file itu semua. Dan akhirnya AD-ART ketemu. Sehingga diadakannya gelar kumpul bersama (sesuai dengan kepurusan forum SPA) setelah seminggu terpilihnya Ketua baru, yang mana salah satu agendanya adalah membacakan AD-ART apakah perlu ada perubahan atau tidak. Dalam forum kumpul senin, 15 september 2014 menghasilkan bahwa AD-ART tidak ada perubahan yang sifatnya itu strategis, masih sama dengan yang dulu.
AD-ART masih sama dengan yang dulu, hanya saja untuk susunan struktur kepengurusan SEMA FDI, sebagaimana diatur dalam AD-ART adalah hak Ketua terpilih mau diapakan dan bagaimana formatnya. Nah oleh karena itu, pengurus SEMA FDI yang baru hanya menggunakan istilah lain saja dalam penyebutan bagian-bagian kepengurusan Senat. Dewan Penasehat disebut menjadi Majelis Penasehat, Dewan Pembimbing disebut menjadi Dewan Pengawas. Untuk koordinator di Dewan Pengurus Harian Senat ditambah tiga, jadi jumlahnya menjadi enam koordinator. Kalau sebelumnya hanya ada tiga koordinator saja. Yaitu koordinator bidang pendidikan, humas dan olah raga, ditambah tiga lagi, yaitu koordinator bidang litbang, kaderisasi, dan infokom.
Sekian ….
Dewan Pengurus Harian SEMA-FDI Periode 2014-2015








Posting Komentar