SEMA-FDI- Kairo, Senin (09/15) Ketua terpilih SEMA FDI periode 2014-2015 M. Thoriq Aziz memimpin pertemuan gelar kumpul anggota yang bersifat vertikalis untuk merumuskan agenda Senat kedepan, setelah berakhirnya pengurus Senat 2013-2014.
Pada awal rencana, kumpul dimulai pukul 15:00 sebagaimana yang telah di-posting di group SEMA FDI. Namun, karena terlalu lama menunggu, akhirnya acara dimulai langsung oleh Ketua Senat tepat pukul 16:10 CLT dengan peserta seadanya. Hal pertama yang disampaikan oleh saudara Thoriq ialah mengenai susunan kepengurusan SEMA FDI. Dalam naskah yang ia baca, format kepengurusan tahun ini nampaknya ada yang baru. Stan paling atas adalah MPB (Majelis Penasehat Besar), disusul DPK (Dewan Pengawas Kegiatan), baru kemudian DPH (Dewan Pengurus Harian).
Thoriq Aziz menyampaikan untuk format kepengurusan memang ada yang baru. Pada Stan kedua DPH ditambah koordinator bidang litbang, kaderisasi, dan infokom, yang mana sebelumnya hanya ada tiga koordinator saja, yaitu pendidikan, humas, dan olah raga. Selanjutnya saudara Deden Dilalan. M diberi mandat sebagai ketua Dewan Pengawas Kegiatan (DPK) beserta tiga personel lainnya. DPK dibentuk sebagai kekuatan kontrol dan pengawal bagi kinerja DPH.
Untuk pembahasan AD-ART akan di-posting di group, dikarenakan jumlah kehadiran anggota yang sangatlah sedikit, maka forum memutuskan untuk di-landing-kan di group. Dan rencana kawan-kawan untuk diadakannya jalan-jalan ke Qonatir sebelum kuliah dimulai masih terpending, oleh karena saudara Arif Al-Anang sebagai koordinator jalan-jalan berhalangan hadir.
al-Hamdulillah, acara kumpul kali ini menghasilkan :
- Membentuk dan mengenalkan struktur baru kepengurusan SEMA FDI periode 2014-2015.
- Menulis draft surat, dan jenis, nomor surat, wa al-khusus pengiriman surat ke Atase pendidikan.
- Pembuatan draft kaleidoskop.
- Mencanangkan dan mengusahakan pendataan anggota SEMA FDI per-angkatan, sehingga bisa terjaring semua mahasiswa fakultas Dirasat Islamiyyah, baik yang masih di Kairo, maupun yang sudah kembali ke tanah air.
- Membuat draft progam kerja tiap koordinator. Antara lain: dari koordinator bidang pendidikan ingin mengadakan belajar bersama (bimbingan/bimbel dan pembekalan) paling tidak satu bulan sebelum ujian, mengadakan kajian bulanan, dan lain-lain.
Dikarenakan file-file surat SEMA FDI yang hilang, pak ketua Senat bertanya kepada Saudara M. Abdul Karim Al-Muzakky selaku sekertaris, sekaligus merangkap sebagai penilik dan supervisor koordinator bidang infokom, menyatakan siap membuat format dan isi surat.
“Insya Allah saya siap, saya akan cari-cari file contohnya nanti, dari lain organisasi untuk sekedar gambaran,” ujar Karim, mahasiswa al-Azhar asal Porwodadi, Jawa Tengah.
“Insya Allah saya siap, saya akan cari-cari file contohnya nanti, dari lain organisasi untuk sekedar gambaran,” ujar Karim, mahasiswa al-Azhar asal Porwodadi, Jawa Tengah.
Waktu sholat magrib pun tiba, sambil bergantian teman-teman Senat mengambil air wudhu, dilanjutkan dengan sholat magrib berjama’ah. Selesai sholat pak ketua meminta kepada Mas Deden Dilalan yang kebetulan juga menjadi imam sholat magrib untuk memimpin do’a.
“Mas Deden, tolong mimpin do’a ya, supaya kedepannya kita lebih baik, dimudahkan dalam menuntut ilmu, diberi kenajahan, dan digolongkan jadi hamba-Nya yang muttaqien.” ucap pak Thoriq.
“Mas Deden, tolong mimpin do’a ya, supaya kedepannya kita lebih baik, dimudahkan dalam menuntut ilmu, diberi kenajahan, dan digolongkan jadi hamba-Nya yang muttaqien.” ucap pak Thoriq.
Doa dibacakan oleh saudara Deden dengan khusyuk, dan berakhirlah acara gelar kumpul anggota. Wa al-Haldulillah.
Reported by : SEMA-FDI reporters.








Posting Komentar