Kamis,
30 Oktober 2014 12:11 CLT
![]() |
| Anggota DPK SEMA-FDI Arif al-Anang saat menjadi pembicara dalam acara belajar bareng ilmu mantiq tingkat dua di kantin Fakultas Dirosah, Hay Sadis, Kairo, Kamis (30/10/2014). |
sema-fdi.blogspot.com,
Kairo — Dimulainya perkuliahan di kampus Al-Azhar membuat para mahasiswa
berduyun-duyun menghadiri perkuliahan di kelas masing-masing. Bahkan mahasiswa
asal Indonesia Fakultas Dirosah Islamiyyah wal ‘Arabiyah Banin (FDI) firqoh
tsaniyyah, tidak hanya menghadiri perkuliahan, tetapi juga menggelar belbar
(belajar bareng) ilmu mantiq.
Belajar
bareng ini dilaksanakan di kantin Fakultas Dirosah, Hay Sadis, Kairo. Yang
menjadi pembicara sekaligus pensyarah diktat perkuliahan adalah Arif al-Anang.
Ia menjelaskan pentingnya ilmu mantiq dalam kehidupan manusia sampai pada
definisi ilmu dan mantiq itu sendiri.
Dalam
lektur penjelasannya Arif al-Anang menuturkan, mantiq sebagai bapaknya ilmu
sangatlah penting dalam menjaga pemikiran. Ia juga menambahkan, bahwa mantiq
bukanlah ilmu untuk menggali hukum.
"Manfaat
ilmu mantiq itu untuk menjaga pemikiran, ia bukanlah ilmu untuk menggali
hukum," kata Arif.
Acara
belbar ini selesai pukul 13:07 CLT. Pembahasan sampai pada halaman 24 dari buku
mantiq tingkat dua Fakultas Dirosah Islamiyyah wal ‘Arabiyah Banin (FDI).
Setelah
selesai belbar Arif al-Anang selaku anggota DPK (Dewan Pengawas Kegiatan) SEMA-FDI Kairo, mengingatkan
Dewan Pengurus Harian (DPH) akan program-program
untuk mahasiswa baru yang jumlahnya relatif
ramai jika dibandingkan tahun lalu. Selama ini, Dewan Pengurus Senat yang baru beriktikad
ingin mengkader para anggota baru FDI, supaya sebagai sebuah organisasi kebugaran
senat tetap terjaga.
“Mahasiswa
baru cukup banyak, itu mau diapain? Katanya senat ingin ada kaderisasi, kalau
benar-benar kaderisasi. Sekarang kita harus buat tim,” tuturnya saat ditanya
oleh repoter senat FDI di kantin Fakultas Dirosah, Hay Sadis, Kairo, Kamis
(30/10/2014).
Tatkala
ditanya komitmennya untuk membatu program-program senat satu tahun kedepan,
Arif mengatakan akan siap membantu.
“Insya
Allah, siap bantu,” tandas Arif.
Reported by : SEMA-FDI reporters.








Posting Komentar