Ahad,
2 November 2014 12:57 CLT
![]() |
| Ketua DPK SEMA-FDI Kairo H. Deden Dilalan di kediamannya, Syaari' Azhar, Darrosah, Kairo, Ahad (2/11/2014). |
sema-fdi.blogspot.com,
Kairo — Dalam acara silaturahimnya ke Darrosah, Ketua Dewan Pengurus Harian Senat Thoriq Aziz beserta rombongan
merencanakan diri mengunjungi salah satu senior dirosah, yang merupakan Ketua
DPK (Dewan Pengawas Kegiatan) SEMA-FDI Kairo Deden Dilalan, di kediamannya
Syaari' Azhar, Darrosah, Kairo, Ahad (2/11) siang.
Kunjungan
Senat ini sebagai ajang silaturahim sekaligus temu kangen teman-teman FDI dengan
ketua DPK SEMA-FDI Deden Dilalan yang baru saja pulang dari menjalankan ibadah
haji di tanah suci Mekkah.
Dalam
acara silaturahim ini, Deden bercerita banyak tentang pengalamannya di waktu
menunaikan ibadah haji. Menurutnya haji tahun ini merupakan haji akbar,
dikarenakan wuquf di padang Arafah jatuh pada hari jum’at.
“Haji
tahun ini haji akbar, wuqufnya di hari jum’at,” kata Deden.
Lebih
lanjut ia mengatakan bahwa cuaca di Makkah lebih panas, jika dibandingkan
dengan cuaca yang ada di kota Madinah.
“Makkah
cuacanya lebih panas, air mandinya panas, samalah dengan Mesir. Sedangkan
suasana di Madinah lebih dingin,” ceritanya.
Zis
mahasiswa asal Madura, anggota baru SEMA-FDI bertanya kepada Deden perihal
pengalaman yang paling mengesankan waktu berada di negeri Arab Saudi.
Ketua
DPK SEMA-FDI ini menceritakan perihal pengalamannya yang amat terlampau mengesankan di kala sedang beribadah haji
adalah waktu ziarah di makam Nabi Muahammad SAW, di Raudlah, Masjid Nabawi. Ia
menuturkan, bahwa di makam Nabi inilah timbul tangis dan rasa malu yang luar
biasa.
“Di
Raudlah (salah satu bagian Masjid Nabawi, red) itu maunya saya menangis saja, melihat makam
Rasulullah SAW itu rasanya malu,” kata Deden.
Deden
Dilalan menambahkan bahwa ibadah haji adalah ibadah maliyyah dan badaniyyah.
“Ibadah
haji itu, kita keluar uang, badan kita juga capek, beda dengan ibadah yang
lain,” kata Deden.
Menurut
Ketua Dewan Pengurus Harian SEMA-FDI Thoriq Aziz, selain silaturahim dan temu kangen,
kedatangan teman-teman Senat ini bertujuan meminta bantuan Deden untuk menjadi mentor
bagi mahasiswa baru.
“Kedatangan
kami di sini selain silaturahim, juga ingin meminta Mas Deden jadi mentor
belajar untuk temen-temen baru,” imbuhnya.
Ketua
DPH SEMA-FDI ini juga membacakan para mentoring yang siap membimbing
mahasiswa baru Dirasah Islamiyyah. Untuk mata pelajaran Adab Jahili dan Islami setiap
hari Kamis jam 14:00 CLT yang akan diampu oleh Deden Dilalan, Ilmu Tajwid oleh Muhammad
Asad Humam setiap hari Selasa jam 14:00 CLT, ‘Ilmu ‘Arudh dan Qafiyah diampu
oleh Zaiemuddin Abdul Adzim (dalam konfirmasi) / Arif al-Anang (dalam
konfirmasi).
Acara
silaturahim ini berjalan dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para
rombongan Senat juga mencicipi hidangan yang disajikan oleh tuan rumah Deden
Dilalan, berupa kurma ajwa, air zam-zam, syibsi, roti, apel dan jambu.
![]() |
| Silaturahim di kediaman Ketua DPK-SEMA FDI Kairo H. Deden Dilalan, dari kanan Thoriq Aziz, Deden Dilalan, Muhammad Asad Humam, Zis, Arif al-Anang (2/11/2014). |
Reported by : SEMA-FDI reporters.









Posting Komentar