Senin,
10 November 2014 20:06 CLT
![]() |
| Dari kanan M. Thoriq Aziz (Ketua Dewan Pengurus Harian SEMA-FDI sekarang), dan M. Firdaus Nuzula (mantan Ketua Dewan Pengurus Harian SEMA-FDI periode 2010-2011), Kairo, Senin, (10/11/2014) malam. |
sema-fdi.blogspot.com,
Kairo — Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH)
SEMA-FDI Thoriq Aziz, Senin (10/11/2014) malam, mendatangi Muhammad Firdaus
Nuzula mantan Ketua DPH SEMA-FDI periode 2010-2011 di Sekertariat KMKM
(Kekeluargaan Mahasiswa Kalimantan Mesir), 9th District, Nasr City, Kairo.
Dalam
obrolannya mantan Ketua DPH SEMA-FDI periode 2010-2011 ini menyatakan,
kelebihan kuliah di Fakultas Dirosah terletak pada luasnya relasi dan spektrum
nalar pergaulan dengan mahasiswa asal Mesir.
“Yang
saya dan teman-teman rasakan, kita dekat dengan orang Mesir, nalar pergaulan
dengan orang Mesirnya kita dapatlah,” jelas Firdaus (10/11/2014).
Saat
di tanya Thoriq perihal keberadaan SEMA-FDI di Masisir. Mahasiswa asal
Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini menuturkan, bahwa kimprah Senat masih kecil
dan dilihat sebelah mata. Lebih jauh lagi ia memaparkan, dalam satu tahun hanya
dua kali kumpul besar, di ujung term satu dan dua.
“Pergerakan
kita dilihat sebalah mata, kurang ada pergerakan,” kata Firdaus.
Ia
melihat Senat perlu ada perbaikan kedepannya. Utamanya dalam hal emosional yang
harus berdimensi luas.
“Emosional
kita jangan hanya perangkatan saja,” kritik mantan Ketua Senat ini.
Firdaus
menginginkan saat kembali ke tanah air nanti, ia ingin membuat yayasan
pendidikan yang tangguh untuk masa depan anak-anak bangsa.
“Saya
mungkin ingin membuat yayasan, tapi ini jangka panjang,” katanya.
Diakhir
obrolannya ini, ia memberi kesan dan pesan untuk teman-teman anggota SEMA-FDI.
Ia memaparkan, waktu itu kunci sukses, jangan pernah minder, terus saja belajar
dan temukan cara belajar yang enjoy.
“Waktu
itu gak terasa, cepat sekali, jangan minder karena jumlah kita sedikit, tapi
seharusnya kita berbangga. Belajar, dan cari cara sendiri untuk belajar,” pesan
Firdaus untuk anggota SEMA-FDI.
Tidak lupa Senat memberikan kenang-kenangan kepada Firdaus Nuzula berupa sertifikat apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan prestasinya selama ini.
Tidak lupa Senat memberikan kenang-kenangan kepada Firdaus Nuzula berupa sertifikat apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan prestasinya selama ini.
Kedatangan
Thoriq Aziz ini untuk silaturahim langsung dan membicarakan seputar Senat dan
Mesir.
"Kami
ke sini silaturahim biasa, ngobrol-ngobrol santai tentang Senat dan
Mesir," ujar Thoriq sesaat meninggalkan KMKM.
Reported by : SEMA-FDI reporters.








Posting Komentar