Selasa, 11 November 2014 13:23 CLT
المعلومة اليومية
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Alhamdulillah..... bifadzlihi wa ala qudratih.
Sekaligus salam hormat dan sejahtera, kami ucapkan kepada seluruh rekan-rekan seperjuangan, yang kami banggakan seluruh mahasiswa fakultas Dirrasah Islamiyyah wal al-Arabiyyah Banin Kairo, semoga langkah kita semua selalu dalam bimbingan rahmat-Nya.
Dengan bangga kami ucapkan dan sungguh betapa amat bahagia rasanya, al-hamdulillah dengan waktu yang tepat, sekaligus pengalaman pertama untuk kita semua, khususnya mahasiswa baru (MABA) Fakultas Dirrasah Islamiyyah wal al-Arabiyyah tahun akademik 2014-2015.
Dengan ini kami informasikan, alhamdulillah telah terlaksana belajar bareng (Belbar) sekaligus penjelasan dan pendalaman materi untuk mata pelajaran ilmu tajwid yang dilaksanakan di rumah senior kebanggaan kami, sekaligus Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) SEMA-FDI Kairo Thoriq Aziz, yang terlaksana pada:
Hari/Tanggal : Selasa, 11 November 2014
Tempat : Rumah Ketua DPH SEMA-FDI Kairo, Hay Asyir, Building 389/6 El-Swessry B, Nasr City, Cairo.
Yang menjadi mentor dalam belbar kali ini ialah Ust. As’ad Humam, sungguh ini merupakan salah satu kebanggan untuk kami semua, khususnya untuk seluruh rekan-rekan SEMA-FDI al-firqoh al-ulaa, karena memang ini merupakan pengalaman pertama kami dalam memahami diktat materi perkuliahan, serta sebagai moment bagi kami bila mana kami masih belum mampu untuk memahami materi pelajaran (delivering metode) yang di sampaikan oleh dosen-dosen al-Azhar. Dan ini sebagai agent untuk rekan-rekan SEMA-FDI untuk membantu dan memudahkan dalam keeksistensian, kelancaran, agar sukses dalam belajar, dan mampu untuk melanjutkan ketingkat selanjutnya. Namun yang lebih mengharukan kami ketika akan dilaksanakannya belajar bareng ini. Sungguh banyak kisah manis, pahit, suka dan duka yang kami alami mulai dari awal masuknya perkuliahan yang disambut dengan berbagai macam sifat dan karakter mahasiswa beserta pergaulannya. Antrian di tempat pembelian buku muqorrar (diktat kuliah), dengan antrian yang sangat panjang bagaikan kereta api yang kesal untuk dilihatnya saat melewati jalan, suasana kegaduhan para mahasiswa bagaikan burung didalam sangkar, dan lain sebagainya.
Hingga akhirnya kamipun mulai melanjutkan aktivitas selanjutnya untuk menghadiri acara belajar bareng alias belbar di rumah Ketua senat kami. Bus angkutan umumlah yang selalu mengantarkan kesetiap tempat tujuan kami. Walaupun kami harus berdiri sampai tempat yang dituju, seperti satpam yang jarang duduknya karena tugasnya. Begitupun kami selalu berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Setelah akan sampai ke tempat tujuan kamipun bingung mencari alamat lokasi tempat yang akan kami tuju itu, mondar-mandir kebingungan, kesana kesini tanpa ada jejak. Namun dengan kesabaran serta diiringi dengan usaha kendalapun usai. Karena al hamdulillah Ketua Senatpun langsung menghampiri kami, dan menyambut kami. Akan tetapi itu semua (lalah,letih, awal masuk kuliah, red) tak membuat kami menjadi patah semangat. Hingga akhirnya terlaksanalah kegiatan bersama tersebut. Wal hamdullillah.
Berbicara sedikit mengenai Fakultas Dirasat Islamiyyah itu sangatlah harus rinci, dikarena setiap sesuatu pasti ada resiko dan keberuntungan, dan memang sedikit dari mahasiswa Indonesia yang berminat untuk memilih belajar di fakultas ini. Dengan berbagai macam opini, alasan, pemikiran, kekhawatiran ataupun mungkin isu, maka inilah salah satu kendala mahasiswa Indonesia dalam memilih fakultas ini. Termasuk kami yang merasakan bebagai macam hal yang terkadang membuat kami up and down, terkadang kamipun seakan-akan terasa asing di fakultas kami. Namun itu bukanlah hal yang harus kami takuti, karena jika kami terus saja mengekspos segala sesuatu itu dengan hal negatif, maka akan sia-sia dan tidak akan ada penyelesaiannya. Oleh sebab itu kami yakin dengan prinsip kami, karena salah satu keunggulan agama islam itu memiliki sifat yang simpati, yang tak pernah condong kesuatu arah atau fanatisme. Tetapi islam adalah flesibel, yang masuk untuk semuanya. Fakultas Dirasat Islamiyyah inilah yang melatih kami, membimbing, mengajarkan, agar menjadi orang yang fleksible dari berbagai macam aspek. Karena di dalamnya diajarkan berbagai macam ilmu pengetahuan dan wacana, khususnya ilmu-ilmu keagamaan agar kita mampu membedah cakrawala wawasan yang luas itu dengan seribu kunci ilmu dasar. Wa Allahu a’alam bisshowab.
Para rekan-rekan SEMA FDI yang budiman, inilah bentuk cuplikan informasi serta sedikit gagasan pada kesempatan ini, dan terus semangat untuk menempuh langkah dan tujuan kita agar tercapai apa yang kita cita-citakan. Think a future and never say imposible.
Terima kasih banyak sampai ketemu kembali di acara belbar selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
![]() |
| Gambar 1. Uts. Muhammad As'ad Humam sedang menjadi mentor belbar ilmu tajwid, Kairo, Selasa, (11/11/2014) siang, jam 13:23 CLT. |
![]() |
| Gambar 2. Suasana belbar ilmu tajwid 1 . |
![]() |
| Gambar 3. Suasana belbar ilmu tajwid 2 . |
![]() |
| Gambar 4. Foto bersama anggota baru SEMA-FDI dengan Ust. Muhammad As'ad Humam seusai belbar di depan pintu gerbang rumah Ketua Senat Thoriq Aziz, Kairo, Selasa, (11/11/2014) sore jam 17:01 CLT. |
Penulis : Fikri Nugraha (Anggota baru SEMA-FDI Kairo).
Editor : Kusuma











Posting Komentar