Selamat Datang di Portal Sema-FDI Kairo

Kenalkan Senior, DPH Senat Adakan Dialog

Sabtu, 13 Desember 2014      14:11 CLT

Foto bersama setelah acara dialog bertemakan Tasyji' qabla al-Imtihaan dan Do'a bersama di sekertariat PII Mesir, Sabtu (13/12/2014) siang, bersama Ust. Komaruzzaman Hasibuan, Lc., Dipl. dan  Ust. Zaiemuddin Abdul Adzim, Lc., Dipl.



sema-fdi.blogspot.com, Kairo —  DPH SEMA-FDI menggelar acara dialog bertemakan Tasyji' qabla al-Imtihaan dan Do'a bersama di sekertariat PII Mesir, Sabtu (13/12/2014) siang. Acara ini dihadiri oleh semua anggota SEMA-FDI Kairo, dari tingat satu hingga tingkat empat Fakultas Dirasah Islamiyyah wal Arabiyyah Putra, Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir.

Acara ini diawali dengan lantunan ayat suci al-Quran, yang dibacakan oleh Fikri Nugraha Tsalats, anggota baru SEMA-FDI kedatangan 2014. Setelah pembacaan ayat suci al-Quran, dilanjutan dengan kata sambutan dari Muhammad Najmuddin Rasyad Ketua Panitia Pelaksana acara tasyji’ ini.

Dalam sambutannya Rasyad meyampaikan, anggota SEMA-FDI yang baru memohon doa kepada semua yang hadir, supaya muqayyad dahulu di Fakultas Dirasah Islamiyyah wal Arabiyyah Putra, Universitas al-Azhar, Kairo.

“Sebenarnya gak bantu ujian dulu sih, tapi bantu muqayyad dululah,” kata pria yang sering dipanggil ocad itu diawal sambutannya.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua DPH SEMA-FDI Thoriq Aziz. Ia mengungapkan, tujuan acara kumpul bersama ialah untuk saling mengenal antara anggota SEMA-FDI secara keseluruhannya. 

“Acara semacam ini perlu, untuk mengenalkan mas-masnya, supaya kalau pas tiba-tiba kita blank, gak bisa memahami diktat, dia tau kemana yang akan dicari,” ungkap Thoriq Aziz.

Thoriq Aziz menambahkan, semua yang sudah dilakukan oleh anggota baru SEMA-FDI berupa belajar, pada hakikatnya hanyalah sebatas usaha manusia. Ia mengingatkan, manusia bisa merencanakan, tapi Tuhanlah yang menentukan.

“Ini sebatas usaha manusia,” tambahnya.

Dengan dipandu oleh moderator Amiruddin Ishaq, acara dialog ini berjalan dengan sangat meriah. Pembicara pertama ialah Ust. Zaiemuddin Abdul Adzim, Lc., Dipl. , anggota MPB SEMA-FDI periode 2014-2015.

Ia menceritakan, perjalanan seorang ulama bernama Abu Ja'far al-Thahawy yang berhasil menjadi ulama besar. Proses menuju ulama besar itu, ditempuh dengan serius dan tekun belajar.

“Wallahi saya akan belajar dengan sungguh-sungguh, itu kata Abu Ja'far al-Thahawy,” cerita Zaiemuddin kepada hadirin.

Lebih lanjut, Zaiemuddin menuturkan, para anggota SEMA-FDI sebenarnya tahu hal-hal mengenai diri mereka sendiri. Oleh karena itu, anggota SEMA-FDI yang notabenenya mahasiswa al-Azhar harus bisa mengukur diri dengan al-Azhar.

“Kalian tahu diri kalian sendiri, dan kalian harus bisa mengukur diri dengan al-Azhar,” tutur mahasiswa peraih mumtaz di Universitas al-Azhar itu.

Pembicara kedua ialah Ust. Komaruzzaman Hasibuan, Lc., Dipl. , yang merupakan Ketua MPB SEMA-FDI Kairo periode saat ini. Ia mengutip perkataan Ibn al-Qayyim bahwa al-‘aarif ibu waqtihi, ia meyampaikan tentang pentingnya manajemen waktu adalah kunci sebuah kesuksesan.

“Orang yang paham, orang yang tahu, orang yang jenius, orang yang mempergunakan waktunya dengan sebaik-baiknya," katanya.

Bahkan Komaruzzaman menegaskan, waktu merupakan pondasinya nikmat.

“al-Waktu itu ushuul al-ni’am (waktu adalah pondasi nikmat-nikmat yang ada -red),” tambah Komaruzzaman Hasibuan Ketua MPB SEMA-FDI Kairo.

Setelah ulasan para pembicara, disusul dengan dialog interaktif oleh para hadirin. Dialog berjalan sangat menarik dan mendapat antusias yang tinggi dari hadirin.

Acara dialog yang dipimpin oleh Deden Ruhiat Mubarok selaku pembawa acara, diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Uts. Komaruzzaman Hasibuan, dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama’ah dan makan bersama.


Reported by : SEMA-FDI reporters

Bagikan Postingan Ini :

Posting Komentar

PAPAN PENGUMUMAN

Popular Post

Facebook Kita

 
Support : KBRI Kairo | Atdik Kairo | PPMI Mesir
Copyright © 2015. SEMA-FDI Universitas Al-Azhar, Mesir - All Rights Reserved