Jum'at, 12 Desember 2014 17:07 CLT
sema-fdi.blogspot.com, Kairo — DPH SEMA-FDI Koordinator Bidang Humas sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Dialog Tasyji' Qabla alimtihan dan Do'a Bersama Muhammad Najmuddin Rasyad menyampaikan, persiapan untuk acara dialog besuk siang, Sabtu, (13/122014) sudah 70 persen.
“Persiapan sudah 70 persen, tempat sudah ada, pembawa acara juga sudah, moderator sudah,” kata Rasyad di Sekretariat Mumtaza, Nasr City, Kairo, Jum’at, (12/12/2014) sore.
Rasyad mengakui masih ada kekurangan dalam persiapan acara besuk siang. Persiapan konsumsi dan tentatif acara masih dalam proses.
“Tentatif belum, malam ini insya Allah kelar, konsumsi masih berjalan sampai besuk,” ungkap Rasyad.
Berkaitan dengan kegiatan dialog besuk, ia menambahkan, ini akan menjadi suntikan motivasi untuk menghadapi ujian. Dikarenakan banyak orang beranggapan, tingkat satu mustahil meraih mumtaz. Hal itu disebabkan, mahasiswa tingkat satu masih dalam proses adaptasi.
“Ini (dialog -red) menjadi suntikan motivasi, berbagi tips dan trik untuk menghadapi awal ujian, karena banyak orang beranggapan tingkat satu itu baru proses adaptasi dulu,” tambahnya.
Bahkan Rasyad yang menjadi Ketua Panitia Dialog Tasyji' Qabla alimtihan dan Do'a Bersama itu menunjukkan, di SEMA-FDI banyak mahasiswa yang berprestasi dan meraih mumtaz.
“Kita punya modelnya, ada mas Zaiem, ada yang sedang S2 dan alumni Daar al-Ifta’ Mesir, pak Komar, dan lainya yang belum kami kenal,” tuturnya sambil tersenyum di Sekretariat Mumtaza Mesir.
Sekretaris Panitia Pelaksana Dialog Tasyji' Qabla alimtihan dan Do'a Bersama Muhammad Syauqi al-Humaidi mengharap dengan terlaksananya dialog ini, mahasiswa baru bisa mengenal siapa saja senior mereka, serta menjalin komunikasi dan meminta bantuan dalam memahami diktat kuliah.
“Dengan ini (dialog -red) kita tahu siapa saja senior kita, saling merangkul, biar kalau kita kurang mampu memahami diktat, kita tau mau pergi kemana,” harap Syauqi.
| Gambar 2. |
Reported by : SEMA-FDI reporters







Posting Komentar