![]() |
| Ilustrassi |
Semua berawal dari mimpi yang aku rangkai
dalam bingkai cinta, yang kini terurai nyata seiring kehendak-Nya, sebuah mimpi
yang menurutku luar biasa sebab sebelumnya memang tidak ada yang memimpikan
itu, apa lagi untuk kami masyarakat kecil di desa kecil di pulau yang
terbilang kecil pula. Sangat tidak mungkin rasanya untuk bermimpi atau bahkan
bisa meraih mimpi itu, tapi aku memiliki semangat dan keyakinan bahwa
setiap orang berhak bermimpi dan memiliki impian, semua milik Tuhan dan kita
memiliki Tuhan, maka apakah kita pantas meragukan Kuasan-Nya?,, Alhamdulillah
aku sudah membuktikan tentang keindahan mimpi yang kemudian menjadi nyata.
Kita seringkali mengkerdilkan diri kita
sendiri, untuk sekedar berfikir “agh mana mungkin aku bisa, aku dari desa, aku
dari keluarga miskin, aku tidak.. dsb.” Padahal sebab utama kita tidak
maju adalah pemikiran tersebut, yah sebab itu menjadi sugesti yang secara
perlahan melemahkan atau bahkan membunuh mental kita, seandainya kita mau
membaca ungkapan yang dapat memberi kita inspirasi dan semangat,, ya
misalnya “you can if you think can ”,, “there is a will there
is a way”, mungkin terlihat sepele namun kalau kita mau mengkaji
dengan menggunakan hati sebenarnya dari kata atau ungkapan tersebut
akan ada rangsangan yang akan menumbuhkan keyakinan kita,
ungkapan-ungkapan tersebut adalah semestinya menjadi acuan meskipun
ungkapan tersebut mungkin popular dengan ungkapan asing dan berasal dari non
muslim, namun jika kita mau sedikit mengkaji ternyata ungkapan tersebut selaras
dengan apa yang terkandung dalam nilai-nilai islam, misalnya pada ungkapan
pertama adalah rangsangan kepada kita untuk senantiasa berfikir positif
(husnudzzon), nah bukankah hal tersebut dianjurkan dan diajarkan dalam islam
karenanya jauh dari itu tersebut dalam hadits qudsi “ Ana ‘inda dzonni ‘abdi bi wa ana
ma’a hu ‘inda yadzkuruni ”, masihkah
kita sebagai umat islam enggan dan tidak mau bermimpi dan bercita-cita?,,
kemudian diungkapan kedua kalau kita berfikir serta merenungkan
ternyata ungkapan tersebut menenangkan serta memberikan keteduhan pada kita
bahwa di setiap kemauan dan keinginan yang ingin kita capai pasti ada
jalan untuk kita dapat meraihnya dan dalam al-Quran pun di sebutkan” bahwa pasti setelah kesulitan
ada kemudahan, manusia tidak dibebankan sesuatu melainkan batas
kemampuannya dan Allah tidak mendzolimi bahkan menyia-nyiakan usaha
hamba-Nya”. Kemudian ada ungkapan terkenal berbahasa arab bahkan ada yang
mengatakan termasuk hadits. “man jadda wa jada”,, lalu apakah kita masih mau
mengkerdilkan diri dan hidup kita dari mimpi-mimpi yang ingin kita capai?,,
ingat yang membedakan kita dengan yang lain adalah mimpi atau cita-cita kita.
Sederhana memang terkait dengan mimpi,
cukup tanamkan sekuat mungkin setiap mimpi yang ingin kita raih di hati kita
dan sampaikan pada Tuhan. Sampaikan dimanapun kita berhadapan dengan-Nya,
di sujud terakhir sholat, di doa setiap sholat, sholat hajat serta sholat
tahajud, bahkan di setiap dzikir dan usaha-usaha kita. Fikirkan tentang apakah
mungkin Allah tega dan dzolim kepada hamba-Nya, jika sudah di setiap pijak
hamba tersebut, setiap waktu bahkan setiap harinya memohon dan meminta
dengan penuh harap, bukankah Allah al-Mujib, seperti firman-Nya. “Ujibu
da’watad da’I idza da’an,” lalu apakah pantas jika kita masih meragukan?,, Maka
milikilah mimpi sebab dengan mimpi tersebut akan lahir semangat dan keyakinan,
yah semangat di dalam melakukan usaha dengan sebaik mungkin dan yakin bahwa di
setiap usaha yang kita lakukan Allah akan senantiasa memberikan hasil yang
terbaik, sekali lagi bermimpilah sobat dan miliki mimpi itu, percayalah Allah
tidak pernah diam untuk hamba yang sedang berjuang, ingatlah yang membedakan
antara mimpi dan angan-angan terletak pada nilai perjuangannya, maka berjuang
dan jadilah pejuang itu!! Kalian adalah pejuang dan sang pemimpi
selanjutnya, milikilah mimpi untuk hidup yang lebih berarti,, semangat pejuang
!!! semangat !!! semangat !!! semangat !!! kalian adalah harapan masa depan.
~ Zis al-Hakim ~








Posting Komentar