semafdicairo.org,
Kairo — Menjelang diadakannya ujian
termin dua Universitas Al-Azhar di pertengahan bulan Mei mendatang, membuat
mahasiswa FDI giat sekali melakukan belajar bareng demi memantapkan persiapan berupa
materi dan mental untuk menghadapi ujian di Universitas tersohor di dunia itu.
Jum'at
(17/4) sore, Senat Fakultas Dirasat Islamiyah wal 'Arabiyah (FDI) Putra,
Universitas Al-Azhar Kairo, kembali menggelar belajar bareng ilmu balaghah firqah ulaa
di Rumah Turki, Hay Sabi', Nasr City, Kairo.
Mahasiswa
pascasarjana Fakultas Dirasat Islamiyah wal Arabiyah Universitas Al-Azhar
Kairo, Ahmad Satriawan Hariadi, menjadi mentor dalam kegiatan belajar ini mengatakan, dengan banyak membaca buku-buku berbahasa Arab dapat membangkitkan dhauq
atau daya rasa berbahasa.
“Dhauq
semakin bagus kalau banyak membaca tulisan-tulisan berbahasa Arab,” katanya.
Mahasiswa
asal Lombok yang juga dikenal sebagai pecinta sastra itu, memaparkan, banyak
faedah yang akan diperoleh setelah mempelajari ilmu balaghah. Di antaranya, membantu kelompok ahli
fiqih dalam proses pengambilan hukum syar'i.
“Innaha
wasilah, untuk membantu fuqaha, untuk istinbath hukum syari’at,” papar Hariadi
dengan nada datar.
Lebih
lanjut, kata Hariadi, dikarenakan banyak dari kajian ilmu balaghah berkaitan
dengan Al-Qur’an dan kegitan studi Qur’ani, sedangkan naqd adabi lebih bergerak
luas mencakup sya’ir, prosa dan aspek kajian kritik sastra. Hal itu,
menyebabkan cakupan kajian ilmu balaghah lebih sempit dari naqd adabi.
“Dairah
balaghah lebih sempit dari naqd adabi,” terangnya.
Reported
by : SEMA-FDI reporters







Posting Komentar