![]() |
| Gambar 1. Dr. Fathi Sa'id saat mengisi pengajian ilmiah dan talaqi disertai do'a jamaa'i untuk keberhasilan mumpuni dalam belajar di Auditorium DAHA KMJ, Nasr City, Kairo, Kamis, (2/4/2015) sore. |
semafdicairo.org, Kairo — Terdengar berita pelaksanaan awal ujian termin dua Universitas Al-Azhar serentak akan digelar tanggal 16 Mei 2015, 40 hari dari sekarang. Demi kelancaran ujian tersebut, Dr. Fathi Sa'id Kamis kemarin dalam pengajian ilmiahnya di Auditorium DAHA Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ), tak segan-segan terus mendorong mahasiswa RI untuk giat belajar mengingat waktu ujian sudah semakin dekat.
Ulama Dar Al-Iftaa dan juga alumnus Universitas Al-Azhar Fakultas Dirasat Islamiyah wal ‘Araabiyah (FDI) itu, meminta mahasiswa RI yang sedang menempuh pendidikan di universitas tersohor seantero dunia itu untuk lebih bersungguh-sungguh dalam belajar dengan cara mengulang-ulang kembali pelajaran yang sudah dikuasai, utamanya saat-saat mendekati ujian serta jangan sampai terlena dengan kesibukan di luar belajar. Hal tersebut menurutnya, merupakan bagian penting dalam mendapatkan ilmu.
“Mengulang-ulang kembali pelajaran adalah hal penting dalam mendapatkan ilmu,” kata Dr. Fathi Sa'id saat mengisi pengajian di Auditorium DAHA Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ), Kairo, Kamis (2/4/2015) sore.
Ia mengemukakan, seharusnya seorang pencari ilmu mampu memanage waktunya untuk terus bergerak demi memdapatkan ilmu pengetahuan, sehingga dengan demikian seorang pencari ilmu disebut bersikap profesional. Ia bahkan mengeluhkan kondisi pelajar muslim saat ini yang lebih mementingkan hal-hal di luar belajar. Itu semua, lanjut Dr.Fathi Sa'id, karena mereka belum memiliki sistem manajemen diri yang tangguh.
“Pelajar kita, mereka belum memiliki manajemen pengelolaan,” ujarnya mengeluhkan.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa mahaiswa RI yang belajar di Al-Azhar harus menjadi ulama paripurna dengan ilmunya yang bermanfaat buat negara dan umat.
“Jangan pulang ke negeri anda, kecuali anda-anda ini jadi ulama (berilmu, red),” katanya.
Pengajian ditutup dengan doa bersama yang langsung dipimpin oleh Dr. Fathi Sa'id. Pengajian penutup ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir Ahmad Hujaj Nurrohim.
Para peserta pengajian yang hadir juga disuguhi acara ramah-tamah dengan menu makanan ayam bakar sambal Jambi. Kegiatan pengajian ilmiah di KMJ ini didukung oleh PPMI Mesir, KMJ Mesir, SEMA-FDI dan SEMA-FBA.
Ulama Dar Al-Iftaa dan juga alumnus Universitas Al-Azhar Fakultas Dirasat Islamiyah wal ‘Araabiyah (FDI) itu, meminta mahasiswa RI yang sedang menempuh pendidikan di universitas tersohor seantero dunia itu untuk lebih bersungguh-sungguh dalam belajar dengan cara mengulang-ulang kembali pelajaran yang sudah dikuasai, utamanya saat-saat mendekati ujian serta jangan sampai terlena dengan kesibukan di luar belajar. Hal tersebut menurutnya, merupakan bagian penting dalam mendapatkan ilmu.
“Mengulang-ulang kembali pelajaran adalah hal penting dalam mendapatkan ilmu,” kata Dr. Fathi Sa'id saat mengisi pengajian di Auditorium DAHA Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ), Kairo, Kamis (2/4/2015) sore.
Ia mengemukakan, seharusnya seorang pencari ilmu mampu memanage waktunya untuk terus bergerak demi memdapatkan ilmu pengetahuan, sehingga dengan demikian seorang pencari ilmu disebut bersikap profesional. Ia bahkan mengeluhkan kondisi pelajar muslim saat ini yang lebih mementingkan hal-hal di luar belajar. Itu semua, lanjut Dr.Fathi Sa'id, karena mereka belum memiliki sistem manajemen diri yang tangguh.
“Pelajar kita, mereka belum memiliki manajemen pengelolaan,” ujarnya mengeluhkan.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa mahaiswa RI yang belajar di Al-Azhar harus menjadi ulama paripurna dengan ilmunya yang bermanfaat buat negara dan umat.
“Jangan pulang ke negeri anda, kecuali anda-anda ini jadi ulama (berilmu, red),” katanya.
Pengajian ditutup dengan doa bersama yang langsung dipimpin oleh Dr. Fathi Sa'id. Pengajian penutup ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir Ahmad Hujaj Nurrohim.
Para peserta pengajian yang hadir juga disuguhi acara ramah-tamah dengan menu makanan ayam bakar sambal Jambi. Kegiatan pengajian ilmiah di KMJ ini didukung oleh PPMI Mesir, KMJ Mesir, SEMA-FDI dan SEMA-FBA.










Posting Komentar