Jasad yang Dimandikan Malaikat.
(Hengki Amsaleh)
sahabat yang juga gugur sebagai syahid dalam Perang Uhud adalah Hanzhalah. Setelah peeperangan selesai, para sahabat menemukan jasadnya basah dan masih meneteskan air. Para sahabat pun bergegas melaporkan keadaannya kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW pun berkata: “Tanyakanlah kepada istrinya, mengapa bisa demikian, apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya sebelum ikut berperang?”. Saat tiba di Madinah, para sahabat menceritakan keadaan Hanzhalah kepada istrinya, Jamilah binti Ubay ibn Salul: “Suamimu telah gugur sebagai syahid di medan perang kemarin. Bersabarlah, karena Allah tidak akan menyia-nyiakan suamimu. Allah akan membalasnya dengan surga.” “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan suamiku syahid di medan perang. Insya Allah, aku bersabar,” ujar Jamilah dengan jiwa yang tegar.
“Kami ingin bertanya kepadamu tentang suamimu.” “Memangnya, ada apa dengan suamiku?” “Kami menemukan jasad suamimu basah dan masih meneteskan air. Lalu, kami laporkan kepada Rasulullah dan beliau bilang, suamimu telah dimandikan malaikat. Selanjutnya, Rasulullah menyuruh kami untuk menanyakannya kepadamu, mengapa bisa demikian?” “Oh … itu,” kata Jamilah dengan wajah malu, “sebenarnya,... aku dan suamiku baru saja menikah. Sebagai pengantin baru, kami pun melalui malam-malam layaknya orang yang baru menikah. Suatu ketika kami mendengar seruan untuk berjihad. Tanpa pikir panjang, suamiku bergegas bangun, mengenakan baju zirah, mengambil pedang, lalu keluar menuju medan perang dalam keadaan junub.” “Sekarang, kami tahu mengapa suamimu dimandikan malaikat setelah ia berperang dengan gagah berani dan akhirnya gugur sebagai syahid,” kata para sahabat. “Ini adalah karunia Allah yang Dia berikan kepada siapa pun yang Dia kehendaki. Allah adalah pemilik karunia yang besar,” tutur Jamilah dengan wajah berseri.
Sumber: Buku 115 kisah menakjubkan dalam kehidupan Rasulullah SAW, hal 182-183.








Ceritanya bagus sekali... Sangat menginspirasi...
BalasHapusTapi ada pertanyaan.
Apakah hanzalah shalat shubuh?