Kairo, Senin (8/9), Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir bersama WIHDAH-PPMI, Diaspora, dan sesepuh Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir) mengadakan pertemuan singkat untuk membicarakan beberapa hal penting yang berkaitan dengan keamanan Masisir dan perekrutan anggota DKKM (Dewan Keamanan dan Ketertiban Masisir).
Pertemuan tersebut diadakan di Sekretariat kekeluargaan Gamajatim, Nasr City, Cairo. Setelah lberdiskusi dan bertukar pikiran, pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin keputusan tentang perekrutan anggota DKKM. Antara lain, masing-masing kekeluargaan wajib mengutus delegasi untuk menjadi anggota DKKM. Kekeluargaan yang anggotanya lebih dari 200 mengutus 3 orang, kekeluargaan yang anggotanya 100 orang mengutus 2 orang, dan kekeluargaan yang anggotanya di bawah 100 mengutus 1 orang.
Adapun batas akhir penyerahan nama DKKM dari masing-masing kekeluargaan pada tanggal 11 September, dan direncanakan akan dilantik pada tanggal 14 September mendatang. Selain itu, PPMI juga menyampaikan bahwa akan kembali mengadakan perpanjangan visa kolektif dengan sistem yang lebih efektif dibanding sebelumnya. (MHA)
Pertemuan tersebut diadakan di Sekretariat kekeluargaan Gamajatim, Nasr City, Cairo. Setelah lberdiskusi dan bertukar pikiran, pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin keputusan tentang perekrutan anggota DKKM. Antara lain, masing-masing kekeluargaan wajib mengutus delegasi untuk menjadi anggota DKKM. Kekeluargaan yang anggotanya lebih dari 200 mengutus 3 orang, kekeluargaan yang anggotanya 100 orang mengutus 2 orang, dan kekeluargaan yang anggotanya di bawah 100 mengutus 1 orang.
Adapun batas akhir penyerahan nama DKKM dari masing-masing kekeluargaan pada tanggal 11 September, dan direncanakan akan dilantik pada tanggal 14 September mendatang. Selain itu, PPMI juga menyampaikan bahwa akan kembali mengadakan perpanjangan visa kolektif dengan sistem yang lebih efektif dibanding sebelumnya. (MHA)
Sumber: Atdikbud Kairo








Posting Komentar