![]() |
| Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah Wal 'Arabiyah Putra Universitas Al-Azhar Kairo, Prof. Dr. Jaad al-Rabb Amien Abdul Majiid (tengah). |
semafdicairo.org,
Kairo — Sesuai dengan misi Fakultas Dirasat Islamiyah Wal 'Arabiyah (FDI),
ialah mencetak alumnus yang handal, profesional dalam mengemban dan menyebarkan risalah islam ke seluruh penjuru dunia.
Fakultas ini dilengkapi dengan panduan dan pembelajaran
terpadu dari aneka cabang ilmu-ilmu keislaman dan arab. Oleh karena itu,
dicanagkan bakal alumnus fakultas ini, adalah insan cendekia yang benar-benar
paripurna, menjaga dan mendalami turats, tetapi juga dilengkapi dengan
piranti-piranti modern sehingga mampu merespon dan mencari solusi terhadap
berbagai fenomena umat terkini.
Dekan
Fakultas Dirasat Islamiyah Wal 'Arabiyah Putra Universitas Al-Azhar Kairo,
Prof. Dr. Jaad al-Rabb Amien Abdul Majiid, mengungkapkan bahwa, Syeikh Dr.
Usamah al-Sayyid al-Azhari merupakan model penjelmaan misi Fakultas Dirasat
Islamiyah Wal 'Arabiyah.
Jaad
al-Rabb menyebutkan, melihat karir
akademisnya di bangku kuliah, Dr. Usamah memang bukan tamatan FDI. Akan tetapi,
lanjut Jaad al-Rabb, ia adalah anak ideologi dan berjati diri FDI.
“Ia
bukan tamatan dari kuliah ini, dilihat dari karir akademisnya. Akan tetapi ia
adalah anak ideologi dan berjati diri FDI,” katanya di Kairo, Rabu (25/3/2015)
pagi.
Dengan
digelarnya kuliah umum bersama Dr. Usamah al-Sayyid al-Azhari, yang bertemakan “Bagaimana
menjadi insan berkarakter azhari?” itu. Ia mengharap mahasiswa FDI dapat
mencontoh model-model cendekia azhari yang komprehensif, memiliki wawasan ilmu
yang luas, seperti Dr. Usamah. Hal itu dikarenakan, kemampuan Dr. Usamah yang
dinilai sudah mencapai spektrum lintas disiplin ilmu.
“Kita
berharap kepada Allah, supaya mahkota (ilmu yang luas, red) itu tadi menjadi
mahkota anda-anda semua,” ujar Jaad al-Rabb disambut amien oleh para hadirin.
Jaad
al-Rabb juga menggadang-gadang Dr. Usamah, di kemudian hari menjadi mujaddid
atau pembaharu agama islam yang muncul 100 tahun sekali.
“Ketika
kita melihat Dr. Usamah, saya katakan pada anda, insya Allah, moga-moga ia menjadi
mujaddid yang muncul 100 tahun sekali untuk membaharui agama kita ini,” katanya.
Reported by : SEMA-FDI reporters.








Posting Komentar