Selamat Datang di Portal Sema-FDI Kairo

Kemarin Sore, Ulama Dar Al-Iftaa Isi Pengajian Di KMJ

Suasana saat Dr. Fathi Sa'id mengisi pengajian ilmiah di Auditorium DAHA KMJ, Nasr City, Kairo, Kamis, (12/3/2015) sore.

semafdicairo.org, Kairo —  Salah satu ulama Dar Al-Iftaa Mesir, Dr. Fathi Sa'id, Kamis sore kemarin (12/3) mengisi pengajian kitab Al-Inshaf dan Tuffah Al-Saniyah di Auditorium DAHA Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ), 10th District, Nasr City, Kairo.

Kedatangan Dr. Fathi Sa'id ke kawasan tempat tinggal mahasiswa Indonesia di Nasr City itu, disambut gembira oleh para peserta pengajian yang ingin mendengarkan pengajiannya.

Mengingat pentingnya ilmu bagi kehidupan, setidaknya lewat hadirnya pengajian ini menunjukkan karakter positif kecintaan mahasiswa terhadap ilmu pengetahuan bagi kemajuan bangsa dan umat.

Alamat fi’il  menjadi pembahasan pertama yang disampaikan Dr. Fathi Sa’id dalam pengajian ini. Di antaranya, ia menjelaskan alamat fi’il madhi, mudhari’ dan amr. Bahkan ia sempat membacakan sebuah syair berkenaan dengan qad bermakna li al-takstir yang merupakan alamat dari fi’il.

“Banyak orang berhati-hati (bertindak dengan ilmu) mampu mencapai sebagian besar apa yang ia butuhkan, dan banyak orang tergelincir jatuh karena ia tergesa-gesa (tanpa ilmu) dalam bertindak, ini menunjukkan makna taktsir,” jelas Dr. Fathi Sa’id.

Setelah usai sholat maghrib, Dr. Fathi Sa’id menjelaskan masalah bid'ah. Ia menyesalkan  kalangan yang menganggap sesat dan bid'ah golongan al-Asy'ariyah. Sehingga Al-Azhar pun dianggap ngawur karena mengajarkan aqidah al-Asy'ariyah.

“Saya tidak habis pikir, Al-Azhar yang berabad-abad lamanya mengajarkan aqidah al-Asy'ariyah wa Al-Maturidiyah, telah melahirkan ulama-ulama, auliya’ sholihin dan orang-orang berpengetahuan luas, itu pun dianggap sesat,” keluhnya pada mahasiswa.

Menurutnya, bid'ah merupakan salah satu masalah penting yang wajib dibahas, tetapi ia juga menyatakan bahwa perdebatan keras tentang hal ini akan membawa umat pada perpecahan dan menimbulkan kelompok-kelompok yang berbeda (firaq).

“Bid'ah merupakan salah satu masalah penting atau besar, yang mana (perdebatan keras tentang bid’ah, red) membawa perpecahan umat,” kata Dr. Fathi Sa’id.

Diakhir pengajiannya tersebut, Dr. Fathi Sa’id memberi wejangan kepada seluruh mahasiswa yang hadir untuk terus bertaqwa kepada Allah. Kerena dengan bertaqwa, lanjut Dr. Fathi Sa’id, pintu-pintu ilmu akan terbuka dengan mudah.

“Langkah awal dalam belajar ilmu, anda harus bertaqwa kepada Allah,” pungkasnya.

Pengajian ini diselenggarakan dan didukung oleh PPMI Mesir, KMJ Mesir, SEMA-FDI dan SEMA-FBA.



Reported by : SEMA-FDI reporters.


Bagikan Postingan Ini :

Posting Komentar

PAPAN PENGUMUMAN

Popular Post

Facebook Kita

 
Support : KBRI Kairo | Atdik Kairo | PPMI Mesir
Copyright © 2015. SEMA-FDI Universitas Al-Azhar, Mesir - All Rights Reserved